Dalam Islam, anak adalah amanah yang harus dibina agar tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, tangguh, dan bertanggung jawab. Kasih sayang tetap penting, namun tidak boleh menghilangkan proses pendidikan karakter. Karena sikap manja Si Kecil sering kali muncul bukan karena fitrahnya, melainkan akibat pola asuh yang kurang seimbang.

Islam mengajarkan keseimbangan antara kasih sayang dan tarbiyah (pendidikan). Rasulullah ﷺ adalah teladan terbaik dalam mendidik anak. Beliau lembut, namun tidak memanjakan secara berlebihan. Anak-anak diajarkan untuk berusaha, bersabar, dan memahami konsekuensi dari segala perbuatannya. Sikap ini penting agar Si Kecil tidak tumbuh dengan ketergantungan yang berlebihan kepada temannya atau orang lain.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Mukmin yang kuat lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah.” (HR. Muslim).
Kekuatan di sini tidak hanya bermkna fisik, tetapi juga mental dan karakter. Anak yang tidak manja cenderung lebih kuat dalam menghadapi masalah, tidak mudah mengeluh, dan lebih siap menjalani kehidupan.
Peran orang tua sangat besar dalam proses ini. Membiasakan anak bertanggung jawab, tidak selalu menuruti semua keinginannya, serta mengajarkan adab sabar dan syukur adalah langkah-langkah sederhana namun berdampak besar. Tak lupa, Ayah Bunda juga harus menjadi teladan, karena anak belajar lebih banyak dari apa yang ia lihat dibandingkan apa yang ia dengar. Dengan pola asuh Islami yang seimbang, insyaAllah Si kecil akan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berakhlak baik, dan tidak manja, siap menghadapi kehidupan dunia tanpa melupakan tujuan akhirat.
Penulis: Indra Rizki
Info Pemesanan Aqiqah Al Hilal:
CS WA Gegerkalong, Cilame 0812 2242 9223
CS WA Cibiru dan Jalan Golf 0877 0034 7724
CS WA Luar Bandung 0811 2233 1008
Aqiqah Al Hilal, Dobel Pahalanya Saleh Anaknya.
