Gejala Alergi pada Si Kecil, Yuk Ketahui Sedari Diri

Gejala Alergi pada Si Kecil

Safari Aqiqah – Tahukah Ayah dan Bunda? Gejala alergi pada si Kecil sangat memengaruhi suasana hatinya, loh! Untuk mengantisipasinya, yuk kenali jenis-jenis penyebab alergi pada si Kecil berikut ini!

Eczema

Dikenal juga dengan istilah dermatitis atopic, eczema atau eksim adalah masalah kulit kronis yang terasa rasa gatal pada anak dan bengkak.

Eczema diestimasi menyerang sekitar 10-20 persen anak balita, dengan sekitar 60 persen yang dimulai dari usia 1 tahun dan 30 persen pada usia 5 tahun. Jika Ayah dan Bunda menemukan adanya gejala eczema pada si Kecil, biasanya itu merupakan pertanda awal alergi.

Biasanya, eczema yang berangsur menghilang seiring pertumbuhan usia akan berubah menjadi alergi di saluran pernapasan atau lainnya.

Gejala

Gejala alergi pada kulit si Kecil umumnya berawal dari kulit kering pada bagian pipi, lengan, dan kaki. Ketika digaruk terus karena gatal, eczema bisa menyebabkan kulit luka atau infeksi.

Penyebab

Beberapa hal yang bisa menjadi penyebab eczema antara lain:

  • faktor genetik dan sistem imunitas tubuh abnormal
  • faktor lingkungan
  • melakukan aktivitas yang menyebabkan kulit menjadi semakin sensitif

Tahukah Ayah dan Bunda? Sekitar 33-63 persen anak yang memiliki masalah eczema juga biasanya memiliki alergi terhadap tipe makanan tertentu.

Karena itulah, Ayah dan Bunda disarankan segera berkonsultasi ke dokter agar mengetahui penyebab alerginya. Setelah itu, Ayah dan Bunda dapat menghindari penyebab alerginya agar eczema buah hati tidak kambuh.

Perhatikan asupan yang dikonsumsi oleh si Kecil, serta hentikan pemberian jenis makanan tertentu jika masalah terus berulang saat mengonsumsi jenis makanan tersebut, ya!

Penanganan

Walaupun tidak menular, rasa gatal karena alergi ini bisa membuat kondisi kulit si Kecil semakin memburuk. Penanganan tepat alergi anak ini bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan kulit, menyetop anak menggaruk hingga berkonsultasi pada dokter untuk obat.

Ayah dan Bunda juga disarankan agar jangan memandikan si Kecil dengan air panas karena akan membuat kulitnya semakin kering. Hindari juga mandi atau berendam lama-lama. Gunakan produk pembersih kulit dan pelembab yang aman bagi kulit sensitif bayi.

Jangan lupa juga untuk menggunting kuku si Kecil secara rutin dan berikan pakaian yang nyaman untuk kulitnya.

Urtikaria (Biduran)

Urtikaria atau biduran adalah alergi pada kulit yang merupakan reaksi akibat alergen tertentu, tapi tidak berbahaya.

Biduran bisa muncul di seluruh bagian di tubuh dan berlangsung sekitar beberapa jam atau seminggu, bahkan lebih.

Gejala

Urtikaria dapat ditandai sebagai berikut:

  • Bintik-bintik kecil ataupun berukuran besar sekali. Bintik ini terlihat seperti cincin atau sekumpulan cincin kecil yang saling berkelompok dan bisa berpindah- pindah dari satu area ke area kulit lainnya
  • Biduran juga terasa gatal dan timbul di permukaan kulit. Jika ditekan, biasanya urtikaria akan berubah warna menjadi putih.

Penyebab

Biduran bisa disebabkan beberapa hal sebagai berikut:

  • Makanan, terutama kacang-kacangan, telur, dan makanan laut.
  • Biduran juga bisa dikarenakan reaksi terhadap obat seperti antibiotik, perubahan cuaca, atau infeksi.
  • Serbuk bunga juga bisa menjadi pencetus biduran.

Penanganan

Ayah dan Bunda boleh memperhatikan beberapa jenis penyebab atau alergi pada jenis alergi pada kulit si Kecil yang satu ini. Selain menghindari pemicu tersebut, Ayah dan Bunda juga disarankan berkonsultasi kepada dokter anak untuk resep obat yang cocok.

Bantu si Kecil dengan memberikan pakaian yang longgar, suhu sejuk, dan bujuk untuk tidak terus menggaruk bagian yang terserang urtikaria.

Dermatitis Kontak

Pada alergi ini, kulit si Kecil tiba-tiba memerah setelah menggunakan aksesoris baru atau saat pulang dari pantai, dan hal ini mungkin gejala kontak dermatitis atau alergi akibat kontak terhadap pemicu tertentu.

Gejala

Beberapa gejala contact dermatitis antara lain:

  • Kulit terasa sakit
  • Kulit memerah, bengkak, dan terasa gatal
  • Kulit kering atau terkelupas

Penyebab

Penyebab contact dermatitis antara lain :

  • Sabun atau deterjen
  • Liur atau pipis
  • Produk lotion atau parfum
  • Metal atau lateks
  • Tanaman tertentu

Penanganan

Penanganan pertama dapat dilakukan dengan cara mencuci kulit si Kecil dengan air dan sabun sesegera mungkin. Kompres dengan kain basah supaya meredakan bengkak, lalu memberikan krim kortikosteroid sesuai anjuran dokter.

Dokter juga kemungkinan akan memberi beberapa resep untuk meredakan rasa gatal pada si Kecil.

Sumber gambar: klikdokter.com

Penulis: Aisyah